Gaprindo Sepakat Cukai Rokok Naik 4,8 Persen

Foto Ilustrasi: Rokok

Foto Ilustrasi: Rokok

POJOKSATU.id, JAKARTA – Gabungan Pengusaha Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) menghadiri rapat dengar pendapat dengan Badan Anggaran DPR, Senin (11/9/2017) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Gaprindo menyatakan hanya bersedia jika proyeksi kenaikan penerimaan cukai rokok tidak lebih dari 4,8 persen.

Ketua Umum Gaprindo Muhaimin Moefti menuturkan, salah satu alasannya adalah volume produksi yang masih lesu.

“Volume industri hasil tembakau, dalam dua hingga tiga tahun terakhir, secara total, menurun. Keberatan ini paling tidak untuk mencegah penurunan yang lebih parah karena industri ini sedang mengalami stagnasi,” ujarnya.

Disebutkan, volume produksi rokok mengalami tren penurunan sejak 2016. Tahun lalu, volume produksi rokok turun dua persen atau 342 miliar batang.

Pada 2017, Gaprindo memprediksi volume produksi rokok menurun tiga persen menjadi 330 miliar batang.

Penurunan produksi tersebut dikhawatirkan malah akan membuat target penerimaan negara melalui cukai tidak tercapai.



loading...

Feedss