Berharap Untung Tinggi, Petani Bawang Malah Gigit Jari

bawang merah

bawang merah

POJOKSATU.id, NGANJUK – Petani bawang merah di Desa Selorejo, Nganjuk harus gigit jari dalam musim panen tahun ini.

Pasalnya, di awa musim panen Agustus ini harga barang merah malah anjlok. Jika harga normal bawang merah di kisaran Rp 15 ribu per kilogram, pengepul hanya membeli bawang merah dengan harga Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogramnya.

Sudiman(56), petani asal Desa Selorejo, Kecamatan Bagor mengatakan, kondisi turunnya harga terjadi sejak dua minggu terakhir.

Disebutkan, jika minggu lalu harganya masih Rp 12 ribu per kilogram, kini untuk kualitas biasa hanya dihargai Rp 5 ribu per kilogram. Sedangkan yang kualitas paling bagus maksimal Rp 10 ribu per kilogram.

“Sementara kita hanya bisa dapat untung kalau harga sampai Rp 15 ribu per kilogram. Kalau sudah seperti sekarang ini bisa balik modal saja sudah bersyukur. Bahkan, mungkin sudah rugi,” keluhnya.

Bukan hanya soal harga, sebelumnya, petani bawang di Nganjuk juga sudah ditimpa kemalangan dengan adanya hama ulat.

Dampaknya, selain harus memanen bawangnya lebih awal, mayoritas bawang merah juga kerdil akibat diserang ulat.


Feeds