Gaungkan Go Digital, Kemenpar Sosialisasi Diklat Online bagi Aparatur Daerah

Tak henti-hentinya Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan seluruh jajarannya mengedepankan konsep Go Digital Be The Best. Salah satunya yang disampaikan pada 50 Aparatur Sipil Negara (ASN)  Kepariwisataan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang ikut ditularkan ‘virus’ Go Digital. (sumber foto : telset.id)

Tak henti-hentinya Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan seluruh jajarannya mengedepankan konsep Go Digital Be The Best. Salah satunya yang disampaikan pada 50 Aparatur Sipil Negara (ASN)  Kepariwisataan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang ikut ditularkan ‘virus’ Go Digital. (sumber foto : telset.id)

POJOKSATU.id, Yogjakarta – Tak henti-hentinya Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan seluruh jajarannya mengedepankan konsep Go Digital Be The Best. Salah satunya yang disampaikan pada 50 Aparatur Sipil Negara (ASN)  Kepariwisataan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang ikut ditularkan ‘virus’ Go Digital.

Mindset pemikiran 50 ASN tadi perlahan mulai digeser ke digital minded. Frame pemikirannya dibuka lewat Sosialisasi Sistem Pembelajaran Jarak Jauh melalui Diklat Online di Jogja Plaza Hotel, 8-9 November 2017.

“Kami tidak bisa menunggu ditinggalkan customers. Jadi semua lini harus segera menjemput perubahan dengan go digital jika ingin winning the future customers,” tukas Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar Ahman Sya yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan SDM Aparatur Riwud Mujirahayu, Kamis (9/11).

Di Yogyakarta, “Go Digital Be The Best” itu diangkat menjadi new hope Wonderful Indonesia. Seluruh aparatur ASN diajak sama-sama naik panggung sebagai the best digital marketing in the world.

Nomor satu di dunia, menyentuh semua orang di muka bumi. Caranya, lewat E-learning. Proses pembelajaran jarak jauh.

“Sosialisasinya akan terus digelar di empat tempat. Pertama ini di Yogyakarta. Lalu di Surabaya tanggal 12 hingga 14 November. Setelah itu Bali, 20-22 November. Dan terakhir di Nusa Tenggara Barat pada 26 hingga 28 Desember,” ujar Ahman Sya.

Arahnya diset bermuara ke pengembangan SDM Pariwisata menuju kompetensi yang berstandar dunia. Semua serba digititalized.

Standar pembelajaran didapat dari tenaga ahli di bidangnya. Pembelajarannya pun dapat diakses dimana saja dan kapan saja oleh pesertanya.

“Ini bentuk implementasi program prioritas Go Digital Kemenpar. Kami ingin membuat terobosan dalam menyosialisasikan strategi  serta kebijakan pemerintah pusat kepada ASN di daerah,” ujarnya.

Sementara itu Riwud Mujirahayu menambahkan, sistem pembelajaran Diklat Online atau lebih dikenal dengan E-Learning merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar.


Feeds