Unitri Malang Tak Larang Mahasiswinya Bercadar

wanita muslim bercadar ilustrasi

wanita muslim bercadar ilustrasi

POJOKSATU.id – Beberapa waktu terakhir, media sosial sempat viral kabar dua mahasiswi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang yang tidak diperbolehkan memakai cadar di kampus. Kabar itu membuat pihak kampus angkat suara. Mereka mengklarifikasi kalau kabar tersebut tidak benar.

Wakil Rektor 3 Unitri Malang Totok Sasongko meyampaikan selama ini pihak universitas tidak pernah membuat aturan terkait pelarangan mahasiswa menggunakan cadar. ”Aturan di bidang kemahasiswaan belum ada perubahan. Unitri secara formal tidak ada aturan itu (pelarangan memakai cadar, Red),” ujarnya.

Totok menambahkan permasalahan itu bermula ketika pihaknya menerima sebuah surat yang dilayangkan yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Unitri. Di dalam surat tersebut dituliskan jika ada dua mahasiswa yang dilarang menggunakan cadar. ”Tapi, di surat itu tidak ada identitas HMI, tidak tercantum nama ketua, dan korps resmi. Yang muncul adalah nama individu,” jelasnya.

Karena itu, pihak kampus sempat bingung. Dan di tengah kondisi itu beredar kabar adanya pelarangan mahasiswa bercadar di media sosial. ”Unitri tidak pernah melarang mahasiswa bercadar,” tegasnya.

Totok pun kembali menegaskan jika peraturan kampus mengenai cara berpakaian masih standar. Yakni tidak boleh memakai kaos oblong dan sandal.

Sebelumnya, memang sempat viral di dunia maya mengenai dua mahasiswi Malang yang tidak boleh memakai cadar di kampusnya. Dua mahasiswi tersebut yakni Sari Wulandari dan Ghia Dewi. Keduanya adalah mahasiswa semester 5 Jurusan Akuntansi Fakultas Ilmu Ekonomi Unitri Malang.

Ghia dan Wulan bercerita bahwa awalnya mereka dipanggil Kepala Program Studi Akutansi. Dosen tersebut menanyakan alasan kedua mahasiswinya mengenakan cadar. ”Dosen itu tanya apakah saya mengikuti HTI, saya jawab tidak. Ini keinginan saya sendiri,” ujarnya. Tak berselang lama, kedua mahasiswi asal Kayong, Kalimantan Barat itu diminta untuk menandatangani surat pernyataan tidak akan mengenakan cadar lagi saat berada di lingkungan kampus.

(fis/jpc/pojoksatu)


loading...

Feeds