Terkait Video Viral Pemukulan Siswa, KPAI dan KPPPA Kordinasi dengan Kemdikbud

Retno Listyarti.

Retno Listyarti.

POJOKSATU.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bersama perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) siang tadi mendatangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk berkoordinasi terkait kasus kekerasan di pendidikan.

KPAI dan KPPPA diterima oleh Dirjen Dikdasmen Kemdikbud, Hamid Muhamad, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat, Ari Santoso dan sejumlah staf Kemdikbud RI.

“Maksud dan tujuan KPAI menemui Kemdikbud RI adalah terkait kasus kekerasan di salah satu SMPN di Pangkal Pinang, Provisi Bangka Belitung dan juga video yang viral yang diduga terjadi di Pontianak (Kalimantan Barat),” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dalam rilisnya ke redaksi Pojoksatu.id.

Dikatakannya juga, terkait kasus Kekerasan di Pangkal Pinang, KPAI juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian PPPA. Menurut hasil penelusuran Dinas PPA kota Pangkal Pinang, kekerasan tersebut memang terjadi di SMPN tersebut oleh salah satu oknum guru, tetapi sudah berakhir damai.

Namun kejadian ini tidak terkait dengan video yang viral tersebut.

Kemdikbud sudah menurunkan tim ke Pangkal Pinang terkait kasus kekerasan yang terjadi di salah satu SMPN Pangkal Pinang. Hasil investigasi akan di share, baik kepada KPAI maupun Kementerian PPPA.

Adapun terkait video kekerasan pemukulan siswa di kelas yang viral, ternyata bukan merupakan kejadian di Pangkal Pinang, namun di duga terjadi di tempat lain—diduga di Pontianak–.

“Terkait hal ini, Kementerian PPPA dan Kemdikbud akan melakukan penyelidikan untuk memastikan peristiwa tersebut dan akan bertindak sesuai kewenangan yang diamanatkan oleh perundangan,” ujarnya. (

sms/pojoksatu)



loading...

Feedss