Sekolah Tidak Aman! KPAI Desak Kemdikbud Tinjau Kebijakan Full Day School

upacara bendera

upacara bendera

POJOKSATU.id – Kasus yang tewasnya SR, siswa kelas 2 SD SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat di lingkungan sekolahnya membuat Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Itu terkait dengan kebijakan 5 hari sekolah. Dimana siswa di sekolah memiliki waktu lebih lama, yang kemudian disebut KPAI sebagai tempat yang tidak aman saat ini.

Komisioner KPAI, Retno Listyarti menuturkan jika pihak Kemdikbud harusnya berkaca dari peristiwa ini. Dimana sekolah sekolah aman dan nyaman bagi anak didik ternyata masih jauh dari harapan.

Bukan hanya itu, kasus-kasus kekerasan di sekolah yang diterima di pengaduan KPAI cukup banyak. Hal itu dikatakan Retno menjadi kesempatan Kemdikbud RI untuk meninjau kembali Kebijakan menambah lamanya berada di sekolah.

“Karena ternyata sistem pengawasan yang lemah di banyak sekolah telah membuat sekolah tak lagi menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak,” ujar Retno.

Diketahui, korban SR diduga berkelahi dengan salah seorang temannya DI, di halaman sekolah. Ada dugaan, SR tidak hanya di pukul tapi juga telinganya diisi dengan keripik dan disiram minuman ringan.

(sms/pojoksatu)

Berita Rekomendasi

Feeds