Dicabuli Teman di Sekolah, Siswi SMA Nyaris Bunuh Diri

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id – Tak perlu waktu lama bagi Polsek Kubu menindaklanjuti kasus dugaan pencabulan terhadap korban, KS, 16. Seorang siswi salah satu SMA di Karangasem.

Tiga orang siswa dari empat yang dilaporkan secara resmi ditetapkan sebagai tersangka kemarin (8/8). Satu terlapor belum tersangka lantaran masih dalam kondisi sakit. Penyidik Polsek Kubu belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap terlapor berinisial KY,16 (berita sebelumnya disebutkan KM).

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kubu, AKP I Made Suadnyana mengakui penetapan tiga orang tersangka itu. Ini setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya, dan beberapa saksi diperkuat barang bukti. “Tersangka masih diamankan. Belum dilakukan penahanan,” kata Suadnyana.

“Satu orang masih sakit (KY) belum diperiksa,” jelas polisi yang hobi bermain bola voli itu saat dikonfirmasi Bali Express(Jawa Pos Group) kemarin.

Hasil pemeriksaan penyidik, lanjut dia, ketiga tersangka mengakui perbuatannya. Mereka terancam Pasal 76 e jo Pasal 82 (1) Undang-undang RI 35/2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI 35/2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 55 KUHP.

“Karena kenakalan,” ujar mantan Kasat Lantas Polres Karangasem itu ketika disinggung soal motif pelaku melakukan aksinya terhadap korban.

Sebelumnya, KS melaporkan ulah nakal siswa itu lantaran diduga melakukan pencabulan di sekolahnya, Sabtu (5/8) lalu. Saat itu jam istirahat sekolah, salah seorang tersangka tiba-tiba memeluk korban dari belakang, lalu dipangkunya sambil memegang payudara korban.

Selanjutnya, pelaku lainnya datang. Bukan menolong, malah ikut berbuat tidak seronok terhadap korban. Mendapat perlakuan seperti itu, korban menangis. Sempat berencana melaporkan ulah rekannya itu kepada guru, namun dilarang oleh pelaku semuanya asal Kecamatan Kubu, itu.

Korban yang diduga frustasi diperlakukan seperti itu, pulang sekolah langsung mengurung diri di kamarnya. Bahkan dia sempat mencoba bunuh diri dengan menjerat lehernya. Beruntung aksi nekat korban keburu diketahui ibu kandungnya. Meski sempat pingsan akibat jeratan leher, nyawa korban terselematkan. Kasus itu pun dilaporkan ke Mapolsek Kubu, Minggu (6/8) lalu.

(bx/aim/wan/yes/JPR/pojoksatu)


Feeds