Setiap Jelang Pilkada, Penjualan Motor Honda Selalu Ada Kenaikan

General Manager Sales, Marketing & Logistik DAM, Lerri Gunawan saat diwawancara setelah melepas peserta Trail All New Honda CRF 150L di kawasan Dago Pakar, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Selasa (30/1).

General Manager Sales, Marketing & Logistik DAM, Lerri Gunawan saat diwawancara setelah melepas peserta Trail All New Honda CRF 150L di kawasan Dago Pakar, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Selasa (30/1).

POJOKSATU.id,BANDUNG-Suhu politik menjelang Pilkada serentak di 16 kota dan kabupaten se-Jawa Barat, dipastikan tidak bakal berpengaruh terhadap penjualan sepeda motor, khususunya Honda. Pasalnya, Honda memiliki konsumen tetap dan dinilai lebih unggul dari segi produk.

Hal itu diungkapkan, General Manager Sales, Marketing & Logistik DAM, Lerri Gunawan. Menurut dia, dalam beberapa tahun terakhir tepatnya menjelang pelaksanaan Pilkada, penjualan semua type sepeda motor Honda selalu stabil.

“Penjualan setiap tahun selalu ada kenaikan, termasuk saat Pilkada,” ucapnya sesaat melepas peserta trail All New Honda CRF 150L di kawasan Dago Pakar, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Selasa (30/1/2018).

Kata Lerri, secara garis besar siklus pelaksanan Pilkada memang cepat berubah dan bisa mempengaruhi animo konsumen. Namun, menyikapi hal itu, Honda tetap fokus pada peningkatan kepercayaan dan tetap menyediakan segala kebutuhan konsumen.

“Sedikitnya ada pengaruh, biasanya konsumen banyak pertimbangan dan kerap memilih moment yang tepat ketika membeli sepeda motor,” jelasnya

Meski begitu, sambung Lerri, pihaknya berharap pelaksanaan Pilkada di Jawa Barat bisa berjalan dengan baik. Sehingga tidak menganggu iklim usaha dan menjaga stabilitas perekonomian.

“Tapi selama ini berjalan lancar. Mau pemilihan walikota, pemilihan bupati, pemilihan gubernur, bahkan pemilihan presiden sekalipun,” ungkapnya.

Lerri menyebut, yang perlu dikhawatirkan adalah ketika proses Pilkada berlangsung terjadi situasi rusuh. Akibatnya, bisa merusak iklim usaha dan nilai investasipun bakal turun.

“Bagi kami fokus saja pada pertumbuhan target. Jika tidak terjadi gejolak di Pilkada nanti, semua akan berjalan lancar,” pungkasnya.

(arh/ysp/pojoksatu)



loading...

Feedss