Pilpres 2019, Fahri Hamzah: PKS Itu Kayak Disuntik Mati

Fahri Hamzah

Fahri Hamzah

POJOKSATU.id. JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah berjuang mati-matian mendapatkan posisi strategis di Pilpres 2019 mendatang.

Namun, perjuangan itu malah mendapat tanggapan nyinyir dari salah satu kader terbaiknya.

Sebab, Fahri Hamzah mengaku sangat pesimis dengan posisi partai yang didirikannya itu dalam kontestasi Pilpres 2019.

Anies Baswedan Cawapres Moncer Prabowo, PKS Gak Ridho

Demikian diungkap Fahri Hamzah di gedung komplek DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

PKS sendiri diyakini bakal bergabung dengan Gerindra dalam koalisi untuk mendukung dan mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.

Nah, Wakil Ketua DPR RI ini menilai, gaya lobi politik Presiden PKS Sohibul Iman, itu hanya akan berakhir menjadi tim sukses di Pilpres 2019 saja.

Makin Tragis, PKS Bakal Tinggalkan Gerindra dan Prabowo

“Nanti ujung-ujungnya jadi tim sukses lagi, jaga kotak suara lagi dan partisipan saja. Padahal PKS itu punya modal raksasa,” katanya.

Politisi asal Nusa Tenggara Barat itu menambahkan, kepemimpinan Sohibul membuat partai pemilik suara 6,79 persen itu kini tidak memiliki kekuatan meski punya basis massa yang jelas.

Semestinya, lanjut dia, dengan kekuatan yang dimiliki, PKS bisa memiliki posisi tawar yang kuat di pilpres nanti.

Ada Suratnya, Prabowo Capres PKS Cawapresnya, Fadli Zon Malah Gak Tau

“PKS itu kayak disuntik mati, lemes gitu. Maka saya tidak optimis dengan gaya politik seperti ini. Berat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, PKS sebelumnya sudah menyodorkan sembilan nama kadernya untuk kepada Gerindra untuk dipilih salah satunya menjadi cawapres mantan manantu Presiden Soeharto itu.

Sembilan nama tersebut diantaranya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan mantan Presiden PKS Anis Matta.

Prabowo Capres, PKS Cawapresnya, Fadli Zon: Minggu Depan

Lalu, ada nama Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dan Presiden PKS Sohibul Iman.

Tak ketinggalan, Ketua Majelis Syura PKS Salin Segaf Al-Jusfri, mantan menkominfo Tifatul Sembiring, Muzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat hadiah menarik setiap hari

(nes/rm/ruh/pojoksatu)




loading...

Feedss