Dedi Mulyadi Tegaskan Golkar Harus Tiru Presiden Jokowi

Dedi Mulyadi saat menghadiri diskusi panel Kosgoro bertajuk

Dedi Mulyadi saat menghadiri diskusi panel Kosgoro bertajuk "Memperkokoh Soliditas untuk Mencari Solusi Terbaik Guna Penyelamatan Partai Golkar" di Sleman, Yogyakarta, Minggu (26/11).

POJOKSATU,id-Sistem rekrutmen DPP Partai Golkar dalam merekrut pengurus maupun kader lagi-lagi menjadi sorotan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Menurut dia, Golkar seharusnya meniru langkah yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam merekrut para pembantunya yang kini duduk dalam Kabinet Kerja.

Hal ini ditegaskan oleh Bupati Purwakarta tersebut usai menjadi pembicara dalam diskusi panel Kosgoro bertajuk “Memperkokoh Soliditas untuk Mencari Solusi Terbaik Guna Penyelamatan Partai Golkar” di Sleman, Yogyakarta, Minggu (26/11).

“Hari ini kan budaya kaderisasi sudah mulai hilang. Tiba-tiba ada sekumpulan nama yang tidak dikenal secara institusi dari mana dan aktifis mana, tahu-tahu menjadi pengurus,” katanya.

Presiden Joko Widodo, imbuh Dedi, telah memberikan contoh perkaderan yang baik dalam Kabinet Kerja yang dia susun. Cara ini, kata dia, dapat ditiru oleh DPP Partai Golkar ketika menyusun kepengurusan baru hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), Desember mendatang.

“Pak Presiden sudah memberikan contoh kepada kita dan posisi Partai Golkar secara tegas mendukung beliau, maka saya pikir pola rekrutment itu harus dilakukan juga oleh Partai Golkar terutama saat menyusun pengurus hasil Munaslub nanti,” katanya menambahkan.

Permintaan Dedi, rupanya bukan tanpa alasan. Ia menekankan, aspek profesionalisme, kapabilitas dan kualitas seorang kader yang masuk dalam kepengurusan partai menjadi penting dalam rangka mewujudkan harapan Partai Golkar ke depan untuk melakukan pembenahan di berbagai sektor.


loading...

Feeds