Hadiri Tahun Baru Cina 2018, Ini Pesan Perdana Menteri Malaysia

Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak saat menghadiri  Rakyat dan Majlis Terbuka Malaysia (MRTM) Tahun Baru Cina 2018 di dataran Amanjaya Mall, Sungai Petani, Kedah, Malaysia, Sabtu (3/3/2018)

Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak saat menghadiri Rakyat dan Majlis Terbuka Malaysia (MRTM) Tahun Baru Cina 2018 di dataran Amanjaya Mall, Sungai Petani, Kedah, Malaysia, Sabtu (3/3/2018)

POJOKSATU.id, MALAYSIA – Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak menghadiri Majelis terbuka tahun baru Cina 2018 di Sungai Petani, Kedah ,Malaysia, Sabtu (3/3/2018) malam. Orang nomor satu di Malaysia ini disambut meriah oleh warga Malaysia keturunan Cina di wilayah yang memiliki julukan bumi jelapang padi tersebut.

”Makna majelis terbuka ini hatinya yang harus terbuka, tidak akan menjadi negara yang bersatu padu, kalau tidak saling menghormati dan saling bantu satu sama lain,”kata Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak pada sambutannya.

Menurut Najib, pengikatnya adalah bahasa kebangsaan yakni bahasa melayu. Ia terkagum-kagum kelihat melihat Linda Yee, Wakil Komunitas Cina di Sungai Petani yang menggunakan bahasa melayu dengan fasih.

” Bahasa kebangsaan adalah bahasa pengikat yaitu bahasa melayu disamping ada bahasa Inggris,”tukas Najib.

Suasana perayaan tahun baru Cina 2018 di Kedah Malaysia.

Pada kesempatan ini, Najib juga menyatakan dukungan untuk pembentukan dewan sekolah bagi 240 ribu pelajar dari komunitas Cina.

”Saya percaya tahun baru cina ini akan mendatangkan lebih banyak hasil bagi bangsa malaysia. Tahun ini Malaysia akan makin maju ekonomi,”kata Najib seraya disambut tepuk tangan dari warga komunitas Cina yang hadir dalam acara tersebut

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pelancongan dan kebudayaan Malaysia, Dato Seri Mohammed Nazri bin Abdul Aziz, Menteri Pengangkutan, Dato Sri Liow Tiong Lai dan Menteri Besar Negeri Kedah, Dato Seri Di raja Ahmad Rashah bin MD Hanifah

Perdana Menteri Malaysia, Dato Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak beserta istri.

Menteri Pengangkutan sekaligus wakil komunitas Cina Malaysia, Dato Sri Liow Tiong Lai mengaku kehadiran perdana menteri pada perayaan tahun baru Cina 2018 ini merupakan bentuk kepedulian dari pimpinan negara terhadap masyarakat komunitas Cina di Malaysia.

”Apalagi merayakan 3 hari berturut-turut dan ini menjadi budaya masyarakat malaysia sepetinya perayaan lainnya seperti idul fitri,”ungkap Liow Tiong Lai.

Liow Tiong Lai berharap perayaan ini bisa memberikan sumbangan yang lebih besar. Hingga komunitas masyarakat cina diterima masyarakat Malaysia.

Kegiatan ini sendiri merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Pelancongan dan Kebudayaan dengan Kerajaan Negeri Kedah Darul Aman berupa program Mesra Rakyat dan Majlis Terbuka Malaysia (MRTM) Tahun Baru Cina 2018

Dalam acara yang berlangsung selama 3 hari dari Kamis (1/3/2018) hingga Sabtu (3/3/2018)di dataran Amanjaya Mall, Sungai Petani, Kedah juga memamerkan sejumlah makanan tradisional Malaysia. Selain itu juga ada Festival pmbuatan kue kapit dalam ukuran besar yang memecahkan rekor Malaysia Book of Record (MBOR) pada Sabtu (3/3/2018).Selain itu, juga ditampilkan berbagai atraksi budaya dan tradisi masyarakat Cina di Malaysia

Tak hanya itu, untuk kegiatan ini juga untuk mempromosikan wisata dan budaya yang ada di Malaysia. Sejumlah travel agensi dari Brunei, Philipina dan Indonesia tampak hadir dalam acara tersebut.

(dea/pojoksatu)



loading...

Feedss