Duta Besar Uni Eropa untuk Israel Tolak Pindah ke Yerusalem

Bendera Uni Eropa (Foto: UB Post)

Bendera Uni Eropa (Foto: UB Post)

POJOKSATU.id, BRUSSEL – Kedutaan Uni Eropa untuk Israel menyatakan akan tetap berada di Tel Aviv dan menolak dipindahkan ke Yerusalem.

Duta Besar Uni Eropa untuk Israel, Emanuele Giaufret mengatakan tak akan mengikuti anjuran Trump untuk memindahkan seluruh kedutaan di Yerusalem, Rabu (6/12/2017).

“Uni Eropa tidak akan mengikuti anjuran Presiden AS Donald Trump dan memindahkan kedutaannya ke Yerusalem,” kata Giaufret dalam sambutan yang disiarkan di Channel 7 Israel.

“Ada resolusi PBB mengenai masalah ini dan isu Yerusalem harus diajukan dalam perundingan antara Israel dan Palestina,” katanya.

Giaufret menjelaskan bahwa “tidak indah” bagi Uni Eropa untuk mengambil posisi baru sebelum perundingan.

“Yerusalem adalah isu penting dan sensitif untuk semua agama. Adalah penting bahwa kita berusaha untuk memahami kepekaan masing-masing,” jelasnya.

Duta Besar tersebut mengulangi posisi Uni Eropa dalam solusi dua negara yang dianggap “satu-satunya solusi untuk menyelesaikan konflik”.

“Kami percaya bahwa kebanyakan orang Israel setuju dengan solusi ini,” katanya.

Giaufret mengatakan bahwa Uni Eropa masih melakukan pendekatan kepada AS untuk menyelasaikan masalah Yerusalem.

“jika Amerika Serikat melakukan penawaran yang baik untuk perdamaian, kami akan mendukungnya. Kita tidak butuh atau ingin menjadi pemimpin,” pungkasnya.

Uni Eropa telah memperingatkan konsekuensi negatif dari setiap langkah sepihak untuk mengubah status Yerusalem.

(mia/pojoksatu)

 



loading...

Feedss