Jokowi Sindir Korea Utara Patuhi PBB di KTT ASEAN

Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina, Selasa (Foto: AFP)

Presiden Joko Widodo saat menghadiri KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina, Selasa (Foto: AFP)

POJOKSATU.id, MANILA – Presiden Joko Widodo menghadiri acara forum internasional  KTT ASEAN ke-31 di Filipina, Selasa (14/11/2017).

Saat berbicara di acara yang berlangsung di Manila itu, Jokowi menekankan pentingnya stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Semenanjung Korea.

Jokowi dalam pidatonya menyerukan agar Korea Utara mematuhi  resolusi Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Hal itu menurut dia, sangat tergantung bagaimana mengelola hubungan ASEAN dan hubungan di antara 13 negara termasuk Korut.

“Dari segi politik dan keamanan kita paham betul adanya titik-titik yang rentan ketegangan. antara lain Semenanjung Korea. Posisi Indonesia dan posisi ASEAN sudah sangat jelas terhadap situasi Semenanjung Korea,” ucap Presiden.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa Korut perlu segera menghentikan uji coba nuklir dan mematuhi seluruh resolusi DK PBB.

KTT ASEAN ke-31 tersebut, dihadiri oleh kepala negara/pemerintahan negara-negara anggota ASEAN dan sejumlah negara Asia pasifik.

Selain negara-negara ASEAN, PM Jepang Shinzo Abe, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan PM Tiongkok Li Keqiang turut hadir.

“Dari sisi hubungan ekonomi nilai strategis hubungan ASEAN dengan Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok tidak perlu dipertanyakan lagi,” kata Kepala Negara.

Untuk lebih memantapkan kemitraan ekonomi tersebut, ASEAN dan Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok perlu menyelesaikan segera perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership.

Selain itu hambatan perdagangan, baik tarif maupun non tarif, juga perlu dihilangkan atau dikurangkan.

“Dengan menjaga komitmen politik maupun komitmen ekonomi APT, Insya Allah kita akan melihat Asia Timur dan Asia Tenggara yang damai dan sejahtera,” ujar Presiden.

(mia/pojoksatu)



loading...

Feedss

ANALYST MEETING : Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan bersama jajaran Direksi saat Analyst Meeting Q1-2018 di Glass House, Hotel Ritz Carlton Pacific Palace, Jakarta, Jumat (20/4).Triwulan I Tahun 2018 bank bjb berhasil mencatatkan total aset sebesar Rp.110,8 Triliun atau tumbuh sebesar 13% year on year. (FOTO : bank bjb)

Aset Bank Bjb Tembus Rp 110,8 T

"Total kenaikan kredit korporasi dan komersial ini sebagian besar merupakan kredit-kredit yang bersumber dari proyek pemerintah (APBD/APBN) serta kredit lain …