Intelijen AS: ISIS Akan Bertempur Habis-Habisan di Suriah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, KOBANIĀ – Intelijen AS melaporkan kelompok ISIS akan bertempur habis-habisan di Kota Raqqa, Suriah setelah anggotanya telah menyerahkan diri.

Hal tersebut dilaporkan oleh seorang juruĀ bicara militer AS, Kolonel Ryan Dillon, Rabu (11/10/2017).

Beberapa waktu lalu sejumlah anggota terduga ISIS menyerahkan diri akibat kekalahan setelah penyisirian di oleh militer Irak.

Dillon mengatakan para pejabat di Dewan Rakyat Raqqa, masih memikirkan cara aman untuk memindahkan ribuan warga sipil yang menjadi sandera ISIS.

Namun, pasukan gabungan pimpinan AS tidak akan mendukung perundingan apapun terkait penarikan petempur.

“Pasukan gabungan tidak menjadi bagian dari perundingan penyelesaian. Mereka mencoba untuk membebaskan warga,” kata Dillon melalui sambungan telepon kepada kantor berita Reuters.

Ia mengemukakan sekira 400 pemberontak pro-ISIS diyakini masih berada dalam daerah kantong di Raqqa.

Mereka terkepung oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF), sebuah kelompok milisi gabungan petempur Kurdi dan Arab.

“Kami memperkirakan para petempur asing akan bertarung hingga penghabisan, namun kami sudah mendapati sekitar empat sampai lima petempur ISIS menyerahkan diri setiap satu pekan, termasuk emir, pemimpin setempat di Raqqa, selama bulan lalu,” kata Dillon.

SDF mengatakan pada Minggu bahwa pihaknya mengharapkan perebutan Kota Raqqa dapat dinyatakan dalam beberapa hari mendatang.

Kelompok ISIS mengambil alih kota itu pada 2014, ketika menguasai banyak wilayah di Suriah dan Irak.

Raqqa menjadi ibu kota kelompok garis keras tersebut di Suriah, tempat mereka merencanakan serangan mematikan di luar negeri.

(mia/pojoksatu)


Feeds