Hongkong Terkena Dampak Krisis Telur Beracun Eropa

Telur

Telur

POJOKSATU.id, HONGKONG – Skandal telur beracun yang menelan supermarket Inggris kini telah menyebar ke 17 negara hingga ke Hong Kong.

Sebuah penyelidikan telah mengungkapkan 15 negara Uni Eropa dan juga Swiss terkena jutaan telur yang terkontaminasi pestisida berbahaya.

Para menteri di Uni Eropa akan bertemu pada 26 September mendatang untuk membahas skandal telur yang tercemar fipronil.

Fipronil merupakan pestisida yang dapat membunuh kutu dan hama lainnya, baik itu pada anjing maupun kucing.

Komisi Uni Eropa mengatakan bahwa semua negara itu telah menerima pasokan telur yang terkontaminasi oleh fipronil.

Juga ditambahkan, pertemuan para menteri Uni Eropa itu akan membahas skandal tersebut dan telah dijadwalkan akan digelar pada 26 September mendatang.

“Kami ingin pertemuan ini terjadi dalam rentang waktu yang lebih lapang sehingga akan lebih banyak fakta yang dapat dihimpun,” kata juru bicara Komisi Eropa, Mina Andreeva, dalam sebuah konferensi pers, Jumat (11/8/2017).

Negara-negara Uni Eropa yang terkena dampak adalah Belgia, Belanda, Jerman, Perancis, Swedia, Inggris, Austria, Irlandia, Italia, Luksemburg, Polandia, Rumania, Slowakia, Slovenia, dan Denmark, bersama dengan Swiss non-Uni Eropa, dan Hongkong di Asia, kata Daniel Rosario, juru bicara Komisi Eropa lainnya.

Dia mengatakan, peternakan unggas telah ditutup di empat negara, yakni Belgia, Belanda, Jerman, dan Perancis.

Di empat negara itu, para pihak berwenang telah mengkonfirmasi penggunaan fipronil secara ilegal untuk merawat unggas.

Indonesia diharapkan mewaspadai kasus tersebut

(mia/pojoksatu)

Feeds