Niat Naik Haji, Bupati Yan Justru Mendekam di Penjara

KPK

KPK

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian berniat untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, hanya saja KPK berkata lain.

Hari ini, Bupati Yan seharusnya berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji dan baru kembali pada 22 September nanti. Namun, niat Yan terpaksa harus ditunda setelah diciduk tim satgas KPK dalam operasi tangkap tangan di rumah dinasnya di Jalan Lingkar Nomor 1, komplek rumah dinas di Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu siang (4/9).

Bupati Yan resmi ditahan KPK kemarin, Senin (5/9). Bukan hanya Yan, ada lima tersangka yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan.

Keenam tersangka tersebut untuk memudahkan penyelidikan kasus suap proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin.

“Ke enam tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai Senin kemarin,” kata Plh. Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, Selasa (6/9).

Keenam tersangka ditahan terpisah. Yan ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, Rustami ditahan di Rutan Mapolrestro Jakarta Timur, Umar Usman ditahan di Mapolrestro Jakarta Pusat. Kemudian Sutaryo ditahan di Rutan Klas I Cipinang, Zulfikar Muharrami dan Kirman di Rutan Klas I Salemba.

(ra/pojoksatu)


Feeds