Mardani Ali Sera Akui Kedigdayaan Jokowi, Keseleo Lidah atau Menyerah?

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera

POJOKSATU.id, JAKARTA – Elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) kembali merangkak naik dan makin meninggalkan para pesaingnya jelang Pilpres 2019.

Malah, kali ini, calon petahana itu dikehendaki menjadi presiden untuk periode kedua memimpin Indonesia oleh lebih dari 50 persen masyarakat.

Hal itu terungkap dalam hasil survei terbaru yang dirilis Cyrus Network ‘Peta Persepsi Publik Menjelang Pileg dan Pilpres 2019′ di D’ Consulate, Menteng, Jakarta, Kamis (19/4/2018).

‘Penerawangan’ Fahri Hamzah, Capres Baru Lahir 10 Agustus 2018 Tengah Malam

Menanggapi kenyataan tersebut, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengakui hingga saat ini belum ada tokoh yang mampu menandingi elektabilitas Presiden Joko Widodo.

Demikian dikatakan Mardani saat menjadi pembicara dalam rilis survei Cyrus Network tersebut.

“Melihat survei akhir-akhir ini, Jokowi seng ada lawan (tak ada lawan, red),” akunya.

Akan tetapi, tegas Mardani, pilpres tak hanya bicara soal hasil survei dan angka-angka.

Duet Jokowi-Prabowo Merusak Demokrasi

Yang sangat menentukan adalah, tekan Mardani, pilihan para pemilih di saat hari pencoblosan pada 17 April 2019 mendatang.

“Proses pilpres itu kan maraton, hanya orang bodoh menilai pemilu selesai sebelum pencoblosan,” tegasnya.

Karena itu, sambung Mardani, pihaknya tak akan tinggal diam dan akan terus berjuang.

“Ssensi demokrasi itu kompetisi yang elegan dan fair,” tekan dia.

Pilpres 2019, Fahri Hamzah: PKS itu Kayak Disuntik Mati

Jika dianalogikan, kara Mardani, pilpres itu bak turnamen sepakbola kelas dunia.

Nah, jika pemenang dalam turnamen tersebut adalah tim yang itu-itu saja, maka justru membuat turnamen itu tak akan menarik lagi.

“Demikian juga dengan pilpres, ketika hasilnya belum diketahui maka baik bagi passion bangsa ini,”




loading...

Feedss