Aksi Bela Islam 64 Bertakbir, Rachmawati Sebut Sukmawati Tak Suka Islam

Rachmawati Soekarnoputri

Rachmawati Soekarnoputri

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sukmawati Soekarnoputri dianggap mengalami Islamphobia oleh kakaknya sendiri, Rachmawati Soekarnoputri.

Hal itu sudah diketahuinya sejak beberapa waktu lalu. Tepatnya saat ramai kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ketidaksukaan Sukmawati terhadap Islam itu dirasakannya saat Sukma memprotes keras dirinya karena ikut menuntut proses hukum terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Dia keberatan saya ikut memperjuangan penegakan hukum pada aksi 411 tahun 2016 lalu,” katanya, Jumat (6/4/2018).

Jumlah Massa Aksi Bela Islam 64 Bukan 10 Ribu, tapi Gumpalan Salju

Bukan itu saja, Rachma yang suaminya baru saja meninggal dunia itu menyebut bahwa dirinya telah melakukan makar.

“Saat penguasa mengatakan, aksi itu ditunggangi tokoh nasional, Sukma juga mengatakan saya mau makar,” beber Rachma lagi.

Akan tetapi, Rachma membantah jika Islamophobia yang menjangkiti Sukma itu karena Bung Karno tidak membekali anak-anaknya dengan ajaran Islam.

Orator Aksi Bela Islam 64 Tuntut Tangkap Sukmawati, Singgung Megawati

“Ini juga membuat saya sedih, karena puisi Sukma dikaitkan dengan ajaran Bung Karno,” jelasnya.

Sebaliknya, apa yang dilakukan oleh putra-putri Presiden pertama RI itu, sekarang adalah pilihan masing-masing.

“Bung Karno sudah cukup membekali anaknya dengan ajaran Islam. Bahwa ada yang menjadi abal-abal, itu pilihan masing-masing anak,” tutup Rachma.

Sukmawati Harus Ditangkap, Aksi Bela Islam 64 Ancam Mabes Polri

Sementara, ribuan massa aksi bela Islam 64 menuntut polisi menangkap Sukmawati Soekarnoputri.

Ribuan massa dari Alumni 212, GNPF dan Front Pembela Islam (FPI) menggeduruk Bareskrim Polri.

Aksi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018) itu diikuti oleh ribuan massa dari berbagai daerah.



loading...

Feedss