Aksi Bela Islam 64: Bareskrim Polri Gak Berani Tangkap Sukmawati!

Perwakilan Aksi Bela Islam 64 saat akan diterima bertemu perwakilan Bareskrim Polri, Jumat (6/4/2018)

Perwakilan Aksi Bela Islam 64 saat akan diterima bertemu perwakilan Bareskrim Polri, Jumat (6/4/2018)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bareskrim Polri dianggap tak bernyali menangkap Sukmawati Soekarnoputri terkait kasus penistaan agama yang dilakukannya melalui puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’.

Dalam yang digelar di depan Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018), sejumlah perwakilan diterima masuk.

Dalam pertemuan itu, mereka ditemui oleh Kepala Sub Direktorat Penerangan Umum Bareskrim Polri Komisaris Besar Joko Purwanto dengan dimediasi Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu.

Sayangnya, polisi tidak bisa memastikan kapan akan menyeret putri proklamator Kemerdekaan RI itu untuk menjalani proses hukum.

Aksi Bela Islam 64: Bu Suk Mawati Kecebong Monas

Ketua Presidium Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif yang ikut dalam pertemuan itu mendesak Polri segera memproses Sukmawati karena dianggap melecehkan serta menghina syariat dan umat Islam.

“Kami meminta Bareskrim untuk memproses hukum Bu Sukmawati. Sesama muslim, perkataan Bu Sukmawati kami maafkan, tetapi kalau syariat Islam yang dilecehkan, kami tidak akan maafkan,” tuntut Slamet.

Demikian pula Eggy Sudjana yang juga ikut dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, Bareskrim harus segera memutuskan kapan pemeriksaan Sukmawati.

Aksi Bela Islam 64 Bertakbir, Rachmawati Sebut Sukmawati Tak Suka Islam

“Secepatnya diputuskan, kami tunggu,” tegas dia.

Sayangnya, desakan itu tak bisa dituruti Bareskrim Polri.

Salah seorang orator mengatakan, sebenarnya massa sudah meminta Bareskrim memeriksa Sukmawati pada Senin depan (9/4/2018).

Jumlah Massa Aksi Bela Islam 64 Bukan 10 Ribu, tapi Gumpalan Salju

Hanya saja, Kombes Joko tak bisa memberi kepastian.

“Kami minta hari Rabu. Pak Joko bilang akan lapor dulu ke pimpinan,” kata dia disambut teriakan massa.



loading...

Feedss