Hadirnya Tagline “Semakin di Depan” di World Superbike Resmi Diumumkan di Eropa

Tagline Semakin di Depan disematkan pada tim Pata Yamaha Official WorldSBK.

Tagline Semakin di Depan disematkan pada tim Pata Yamaha Official WorldSBK.

POJOKSATU.id – Hadirnya tagline “Semakin di Depan” di ajang World Superbike secara resmi diumumkan saat perkenalan lineup tim road racing 2018 Yamaha Motor Europe. “Semakin di Depan” disematkan pada tim Pata Yamaha Official WorldSBK.
Pengumuman resmi itu makin mengukuhkan keberadaan tagline corporate PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di pentas dunia.

“Semakin di Depan” pun sudah dikenal di mata dunia lewat ajang MotoGP. Kehadiran tagline “Semakin di Depan” di kompetisi World Superbike dan World Supersport 300 merupakan kebanggaan bagi Indonesia.

Menjadi semakin lengkap dengan rider Indonesia yaitu Galang Hendra yang menggunakan sepeda motor buatan Indonesia, YZF-R3, di ajang World Supersport 300. Tagline berbahasa Indonesia “Semakin di Depan” semakin mendunia.

Minoru Morimoto, Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), pun mengungkapkan kebahagiannya mengenai pengumuman resmi “Semakin di Depan” hadir di World Superbike.

”Saya sangat senang dan bersemangat untuk bergabung dengan tim yang mempunyai spirit ‘Semakin di Depan’. Rider Indonesia kami Galang Hendra Pratama seorang penantang, meski tubuhnya kecil, dia penuh dengan bakat dan gairah, dan itu telah terbukti pada balapan terakhir 2017 di Jerez dengan kemenangan pertamanya sebagai pebalap wildcard,” ungkap Minoru Morimoto, Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya senang bisa mendukung langkah Galang Hendra dari ARRC untuk menjadi pebalap full-time di WorldSSP300 2018.

Seperti diketahui, Yamaha YZF-R3 diproduksi di Indonesia dengan segala gairah, dan Galang berasal dari Indonesia. Ini berarti Yamaha akan memiliki paket Indonesia yang bagus di World Championship.

Minoru meyakini bahwa kemenangannya di Jerez tidak hanya satu kali itu saja. Dia merasa cukup beruntung untuk membalap di German Championship, Dutch Open Championship, dan Suzuka 8 Hours endurance race pada 1990-an.

Dimana dia mendapat dukungan luar biasa dari penggemar balap Eropa dan ia berharap Galang juga akan mendapatkan bantuan serta dukungan dari semua orang di Eropa.


loading...

Feeds