Buku Hitam, KPK Tantang Setya Novanto, Berani Gak?

Jurubicara KPK Febri Diansyah. Foto via Jawa Pos

Jurubicara KPK Febri Diansyah. Foto via Jawa Pos

POJOKSATU.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menantang Setya Novanto berkenaan dengan buku hitam yang cukup menghebohkan berkenaan kasus korupsi e-KTP tersebut.

Jurubicara KPK Febri Diansyah mengatakan, buku hitam dimaksud bisa jadi tak akan memiliki arti meskipun mengungkap sejumlah nama.

Karena itu, pihaknya mengimbau Novanto untuk membeberkan isi buku hitam itu dalam proses penyidikan atau di dalam persidangan.

“Informasi tersebut baru akan berharga kalau ketika disampaikan di proses persidangan atau dalam proses penyidikan,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).

Hal ini dilakukan, agar masyarakat tidak terjebak dengan istilah ‘buku hitam’ yang memgumbar sensasi namun tidak memiliki kekuatan hukum.

Ada Anggota DPR RI jadi Tersangka Korupsi Bakamla, Ini Identitasnya?

“Proses yang pro justicia tentu kami akan melakukan kroscek dan melihat kesesuaian dengan bukti-bukti yang lain,” tuturnya.

Senada, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan, meskipun nantinya ada penyebutan nama, namun tetap perlu dikonfirmasi terlebih dahulu.

“Semua nama yang disebut-sebut dalam persidangan tentu oleh penyidik akan dikembangkan dikroscek lebih lanjut,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK mengaku telah menerima pengajuan justice collabolator (JC) dari Setya Novanto.

“KPK telah menerima pengajuan JC dari terdakwa SN hari ini,” jelas Febri, Rabu (10/1) lalu.

Ada Kader Korupsi, Golkar Siap Sanksi tapi Sediakan Bantuan Hukum

Akan tetapi, pengajuan JC mantan Ketua DPR RI itu hingga kini masih belum jelas muaranya.

Sampai saat ini, lembaga antirasuah itu masih mempertimbangkan JC mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Sementara, buku hitam itu sendiri dibawa Novanto saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (5/2) lalu.

Ia mengaku, di dalam buku tersebut memuat sejumlah nama orang-orang yang terlibat dan akan dibongkarnya.

Namun hingga saat ini, suami Deisti Astriani Tagor tersebut belum memberikan buku misteri tersebut kepada penyidik KPK.

Download aplikasi PojokSatu.id dapat hadiah menarik setiap hari

(ipp/JPC/pojoksatu)




loading...

Feedss

Pembunuhan

Istri Ditusuk, Leher Suami Nyaris Putus

POJOKSATU.id, KOTAWARINGIN – Tragedi berdarah terjadi di Desa Tumbang Penyahuan, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Stefanus Balim …
Dahlan Iskan

Batu Nisan untuk Partai Tionghoa

Oleh: Dahlan Iskan Kejayaan partai Tionghoa Malaysia ikut berakhir. Nama resmi partainya: MCA (Malaysian Chinese Association). Didirikan 2 Februari 1949. …