Dirjen Hubdat: Semua Bus Harus Masuk Terminal!

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi saat kunjungan kerjanya ke Pontianak, Kalimantan Barat. (FOTO : Humas Kemenhub)

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi saat kunjungan kerjanya ke Pontianak, Kalimantan Barat. (FOTO : Humas Kemenhub)

POJOKSATU.id, Pontianak – Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi menegaskan, semua bus AKAP dan AKDP harus masuk terminal. Hal itu diungkap saat kunjungan kerjanya ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Saat itu Dirjen Budi mendapati Terminal Sei Ambawang sepi pengunjung. Hal ini disebabkan karena bus yang masuk ke terminal hanya sedikit.

Sebagian bus, baik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) mengambil penumpang di pool atau di tempat lain.

“Saya minta semua Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) berkoordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat agar semua bus AKAP dan AKDP harus masuk terminal,” tegas Dirjen Budi.

Pihaknya memberi waktu dua bulan kepada para kepala BPTD untuk mengatasi hal ini.

Menurutnya permasalahan ini tidak hanya terjadi di Terminal Sei Ambawang, namun hampir di seluruh daerah.

“Segera kita akan buat surat kepada seluruh Kepala BPTD untuk berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan daerah untuk menyelesaikan hal ini,” lanjutnya.

Selain itu Dirjen Budi juga menyoroti masalah kebersihan dan pelayanan di Terminal Sei Ambawang.

Menurutnya, Terminal Sei Ambawang sebagai Terminal Antar Lintas Batas Negara (ALBN) merupakan pintu masuk ke Indonesia, kondisi fisik terminal menjadi cerminan kepribadian bangsa.

“Saya sangat concern dengan kebersihan, kenyamanan, dan pelayanan di terminal ini. Kita harus bangga dengan terminal ini. Oleh karena itu berikan yang terbaik untuk negara kita. Buktikan kita tidak kalah dengan negara lain,” kata Dirjen Budi memotivasi para petugas terminal.


Feeds