Banyak Dikritik Saat Pelaksanaan Angkutan Natal dan Tahun Baru, Kemenhub Janji Optimalkan Kinerja Jembatan Timbang

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi. (FOTO : Humas Kemenhub)

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi. (FOTO : Humas Kemenhub)

POJOKSATU.id, Jakarta – Mulai Januari ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berjanji akan melakukan perubahan signifikan dengan mengoptimalkan kinerja Jembatan Timbang.

Hal itu diungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi dalam sambutannya mewakili Menteri Perhubungan pada acara Launching dan Bedah Buku “Service Transformation Perjalanan Jasa Raharja Mencapai Service Excellence” di Jakarta (10/1).

Dirjen Budi mengungkapkan, pihaknya mendapat banyak kritik dan masukan pada saat pelaksanaan Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 yang lalu terkait banyaknya kendaraan angkutan barang yang overloading (kelebihan muatan) dan overdimensional (kelebihan dimensi) walaupun sudah diberlakukan pembatasan.

“Dampaknya adalah saat jalan dalam keadaan tidak baik, banyak truk yang mengalami patah as, tumpah muatan ke jalan, dan sebagainya,” tutur Dirjen Budi.

Meskipun diakui Dirjen Budi bahwa hal ini menjadi tantangan berat bagi pihaknya, namun demikian pihaknya akan melakukan penindakan tegas bagi kendaraan yang overloading atau overdimensional.

“Mungkin akan ada dampak resistensi, tapi kami akan coba sosialisasikan kepada setiap pemangku kepentingan,” ungkap Dirjen Budi.

Hal ini dilakukan Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yang memiliki kewajiban untuk mewujudkan kendaraan yang berkeselamatan dalam rangka mendukung Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Angkutan Jalan.

Dalam satu dekade terakhir, industri transportasi di Indonesia berkembang dengan sangat pesat.

Berbagai moda transportasi seperti pesawat udara dan kereta api terus melakukan pembenahan menyeluruh guna meningkatkan kualitas pelayanan yang dapat diberikan kepada pelanggan transportasi umum.


loading...

Feeds