5 Cara Unik Pendaftaran Pilkada 2018 ke KPU: Menunggang Gajah sampai Naik Pelaminan

KPU Riau memperlakukan paslon pendaftar Pilkada 2018 bak pengantin baru. Foto via Jawa Pos

KPU Riau memperlakukan paslon pendaftar Pilkada 2018 bak pengantin baru. Foto via Jawa Pos

POJOKSATU.id, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi membuka pendaftaran bagi pasangan calon yang yang akan bertarung di Pilkada 2018.

Pendaftaran tersebut mulai dibuka Senin 8 Januari sampai dengan Rabu 10 Januari 2018 pukul 24.00 WIB.

Nah, di sejumlah daerah, sudah ada sejumlah pasangan calon yang mendaftarkan dirinya pada Senin (8/1/2018).

Baik pasangan calon gubernur/wakil gubernur, walikota/wakil walikota maupun bupati/wakil bupati.

Beberapa diantaranya, memilih mendaftar dengan cara unik dan nyeleneh atau lain dari pada yang lain.

Seperti di Lampung, dimana pasangan calon Mustafa-Ahmad Jajuli cukup menarik perhatian karena menunggangi gajah saat pendaftaran.

Atau di KPU KPU Riau yang membuka pendaftaran layaknya ijab kabul dan menempatkan pasangan calon di pelaminan layaknya sebuah pernikahan.

Berikut 5 cara unik pendaftaran Pilkada 2018 ke KPU yang dihimpun dari berbagai daerah:

1. Menunggang Gajah

Pasangan cagub dan cawagub Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli menunggangi gajah saat menuju Kantor KPU Lampung. Foto Radar Lampung (Jawa Pos Grup)

Pasangan cagub dan cawagub Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli menunggangi gajah saat menuju Kantor KPU Lampung. Foto Radar Lampung (Jawa Pos Grup)

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli ini sepertinya cukup menarik perhatian saat melakukan pencaftaran ke KPU Lampung. Untuk mengangkat ciri khas daerah, keduanya memilih mendatangi kantor KPU Lampung dengan menunggangi gajah. Tak heran, keduanya pun menjadi perhatian sekaligus hiburan bagi masyarakat.

2. Prosesi Adat Gorontalo

Bapaslon Bupati-Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) (Idham Munder/Gorontalo Post)

Bapaslon Bupati-Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) (Idham Munder/Gorontalo Post)

Pilkada Kabupaten Gorontalo tak kalah unik. Sebab, KPU mengemas pendaftaran para paslon tersebut dengan adat Gorontalo di kantor KPU Kabupaten Gorontalo. Bahkan, pada proses penerimaan berkas persyaratan untuk pendaftaran, dilakukan dalam sebuah ‘alikusu’ atau gapura adat. Tambilala atau tempat persidangan adat, kue lo adati, katulu beserta kain halus pembungkus warna merah tua atau hijau tua, lengkungan lale, juga disediakan dalam pelaksanaan tahapan pendaftaran tersebut.

3. Jalan Kaki

Cagub Kalimantn Barat Midji-Norsan berjalan kaki ke kantor KPU. Foto via JawaPos.com

Cagub Kalimantn Barat Midji-Norsan berjalan kaki ke kantor KPU. Foto via JawaPos.com

Usai Deklarasi rakyat Kalbar, Midji-Norsan didampingi istri berjalan kaki menuju KPU Kalbar untuk menyerahkan berkas pendaftaran sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar periode 2018-2023.

4. Memakai Pakaian Adat Bugis

Cagub-cawagub Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Kahar Muzakkar (TAWAKKAL/FAJAR/Jawa Pos Group)

Cagub-cawagub Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Kahar Muzakkar (TAWAKKAL/FAJAR/Jawa Pos Group)

Pasangan Calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Azis Kahar Muzakkar memperlihatkan salam khas sebelum proses verifikasi berkas berlansung di KPUD Sulsel Jl AP Pettarani Makassar, Senin 8 Januari 2018. Keduanya mendaftar dengan balutan pakaian adat Bugis lengkap dengan seluruh pernak-perniknya.

5. Duduk di Pelaminan

Pasangan calon Gubernur Riau duduk di pelaminan layaknyan pengantin. (DEFIZAL/Riau Pos/Jawa Pos Group)

Pasangan calon Gubernur Riau duduk di pelaminan layaknyan pengantin. (DEFIZAL/Riau Pos/Jawa Pos Group)

Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Riau periode 2018-2023, Syamsuar-Edy Natar Nasution didampingi istri masing-masing duduk bersama layaknya pengantin di pelaminan bernuansa adat melayu. Proses ini dibuat oleh panitia pendaftaran KPU Riau. Bahkan proses penyerahan berkas dibuat layaknya ijab kabul. Usai cagub-cawagub menyerahkan berkas, mereka dipersilakan duduk di pelaminan, layaknya pasangan pengantin.

(iil/jpg/JPC/pojoksatu)




loading...

Feedss