Warga Sukabumi Hindari Lubang, Bus MGI Hindari Akar Pohon, Jadinya Innalilahi…

Ening tewas seketika dalam kecelakaan di Jalan Palabuhan, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Foto ist

Ening tewas seketika dalam kecelakaan di Jalan Palabuhan, Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Foto ist

POJOKSATU.id, JAKARTA – Hanya karena menghindari lubang di ruas Jalan Palabuhan tepatnya di Kampung Babakan RT 01/02, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Ening (45) meregang nyawa.

Warga Kampung Cibandi RT 03/03, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara itu pun tewas seketika setelah motor F 3352 VF yang dikemudikannya bertabrakan dengan bus MGI nopol F 7637 AC.

Sementara teman wanita Ening, Nina Lesmana harus dilarikan ke RS Sekarwangi Cibadak karena mengalami luka parah.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Jumat (5/1).

“Kayaknya tadi menghindari lubang. Terus dari arah berlawanan ada bus MGI,” kata Babinsa Koramil 2203 Warungkiara, Serda Agus Subandar yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Akan tetapi, tambah Agus, ada warga yang berpendapat lain.

Tabrakan tersebut diakibatkan bus MGI yang menghindari akar pohon yang tengah ditebang untuk proyek pelebaran jalan tersebut.

“Makanya masih belum tahu pasti penyebabnya,” terang Agus.

Terpisah Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi memastikan akan memproses secara hukum kasus kecelakaan tersebut.

Saat ini, pihaknya masih melakukan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Proses hukum pasti akan kami lakukan. Kita nunggu hasil olah TKP petugas di lapangan,” terang Nasriadi.

Menurut Nasriadi, kecelakaan lalu lintas tersebut bermula ketika Bus MGI bernopol F 7637 AC yang dikemudikan Didi Kusnadi melaju dari arah Warungkiara menuju Palabuhanratu.

Sesampainya di TKP, diduga bus MGI hendak menghindari bongkahan akar pohon mahoni yang berada di badan jalan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju dengan kecepatan cukup tinggi kendaraan sepeda motor Beat bernopol F 3352 VF yang dikendarai Ening yang membonceng Nina Lasmana.

Dikarenakan jarak sudah dekat, tabrakan dua kendaraan beda jenis itu tak bisa dihindari.

“Jadi akhirnya tabrakan,” tutupnya.

(ruh/pojoksatu)



loading...

Feedss