Ditinggal AM Fatwa, Anies Basewedan Curhat di Instagram Soal Kedekatannya

Anggota DPD RI AM Fatwa meninggal dunia.

Anggota DPD RI AM Fatwa meninggal dunia.

POJOKSATU.id – Pagi tadi (14/12), Andi Mappetahang Fatwa atau lebih dikenal dengan AM Fatwa meninggal dunia. Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit MMC, Jakarta sejak beberapa hari terakhir.

Kondisi tokoh reformasi tersebut sejatinya sempat membaik. Bahkan, AM Fatwa yang saat ini tercatat sebagai Anggota DPD dari Provinsi DKI Jakarta itu sempat melakukan telewicara di salah satu stasiun televisi.

“Telah meninggal dunia ayahanda AM Fatwa pukul 06.25 AM di Rumah Sakit MMC. Mohon dibukakan pintu maaf dan mudah-mudahan Ayah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Dian Islamiyati, putri AM Fatwa pagi tadi.

Meninggalnya sosok AM Fatwa membuat Gubernur Anies Baswedan ikut berbela sungkawa. Dimana malam sebelum Fatwa meninggal, Anies sempat menjenguknya ke rumah sakit (RS).

Di postingannya, Anies mengaku mengenal Fatwa sejak masih kecil. Apa yang didiskusikan dengan Fatwa selalu tuntas katanya, dan selalu menggelorakan semangat juang yang tinggi.

Begini postingan lengkap Anies soal sosok AM Fatwa di pandangannya.

“Semalam, saat sudah agak larut, menjenguk Bapak Andi Mapetahang Fatwa. Pagi ini saat sedang di lokasi proyek LRT, telepon berdering. Tertulis di layar: AM Fatwa. Saya angkat dan terdengar suara ajudannya. Agak hening lalu berkata, “Pak Anies, Bapak baru saja wafat.” …… Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Seorang pejuang telah dipanggil pulang, kembali ke Rahmatullah…
.
Kita biasa panggil beliau Pak AM Fatwa. Beliau mengabdi sebagai Pimpinan DPD RI. Beberapa minggu ini dirawat di Rumah Sakit. Semalam kondisi kesehatannya menurun dan dipindahkan ke ruang ICU.
.
Beliau adalah seorang pejuang tangguh sejak masa mudanya. Saya masih kecil, saat beliau sering ke Jogja dan menginap di rumah. Saat itu beliau sudah dikenal sebagai tokoh PII. Persahabatan lintas generasi ini berjalan hingga kini. Sering kita berjumpa dan berdiskusi. Tiap berdiskusi beliau selalu bawa agenda tertulis dan selalu tuntas. Setiap ngobrol dengannya selalu terasa gelora semangat juang yang tinggi. Usia raganya adalah 78 tahun, tapi semangatnya tak pernah menua. Pak Fatwa selalu bersemangat muda hingga akhir hayatnya.
.
Kini beliau telah dipanggil-Nya dan bangsa ini kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mari kita doakan beliau diampuni segala khilafnya, dilipatgandakan nilai amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan dijadikan segala teladan dan kontribusinya bagi bangsa ini sebagai amal jariyah yang tak henti mengalirkan pahala baginya. Aamiin… *ABW.”

(sms/pojoksatu)

Semalam, saat sudah agak larut, menjenguk Bapak Andi Mapetahang Fatwa. Pagi ini saat sedang di lokasi proyek LRT, telepon berdering. Tertulis di layar: AM Fatwa. Saya angkat dan terdengar suara ajudannya. Agak hening lalu berkata, “Pak Anies, Bapak baru saja wafat.” …… Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Seorang pejuang telah dipanggil pulang, kembali ke Rahmatullah… . Kita biasa panggil beliau Pak AM Fatwa. Beliau mengabdi sebagai Pimpinan DPD RI. Beberapa minggu ini dirawat di Rumah Sakit. Semalam kondisi kesehatannya menurun dan dipindahkan ke ruang ICU. . Beliau adalah seorang pejuang tangguh sejak masa mudanya. Saya masih kecil, saat beliau sering ke Jogja dan menginap di rumah. Saat itu beliau sudah dikenal sebagai tokoh PII. Persahabatan lintas generasi ini berjalan hingga kini. Sering kita berjumpa dan berdiskusi. Tiap berdiskusi beliau selalu bawa agenda tertulis dan selalu tuntas. Setiap ngobrol dengannya selalu terasa gelora semangat juang yang tinggi. Usia raganya adalah 78 tahun, tapi semangatnya tak pernah menua. Pak Fatwa selalu bersemangat muda hingga akhir hayatnya. . Kini beliau telah dipanggil-Nya dan bangsa ini kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mari kita doakan beliau diampuni segala khilafnya, dilipatgandakan nilai amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan dijadikan segala teladan dan kontribusinya bagi bangsa ini sebagai amal jariyah yang tak henti mengalirkan pahala baginya. Aamiin… *ABW

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on


Feeds