Difteri Mewabah, Kemenkes Fokus di Tiga Provinsi. Ini yang Akan Dilakukan!

Salah satu pasien suspect Difteri di Tulungagung.

Salah satu pasien suspect Difteri di Tulungagung.

POJOKSATU,id-Mewabahnya penyakit Difteri membuat pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat menekan penyebaran wabah tersebut.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Mohamad Subuh sepakat melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) dengan tiga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, yaitu, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat yang dimulai akhir tahun ini.

Ketiga Provinsi ini akan mulai melaksanakan ORI pada 11 Desember 2017. Langkah ini dilakukan sebagai respon cepat terhadap berkembangnya kasus difteri di Indonesia.

“Saya mengumpulkan tiga provinsi, Banten, DKI Jakarta, dan Jabar untuk melakukan respon cepat terhadap kejadian kasus difteri di Indonesia. Saat ini sudah ada 20 provinsi yang melaporkan kasus difteri,” kata Subuh usai konferensi pers di Jakarta.

Sebagai langkah awal, dipilihnya Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat mengingat potensi transmisi penyakit menular masih tinggi. Transmisi yang tinggi itu didorong oleh padatnya jumlah penduduk, jumlah dan tingginya mobilisasi di tiga provinsi tersebut.

Selain itu, ketiga provinsi tersebut memiliki kasus yang banyak dan dilaporkan kelompok usia dewasa juga terkena. Di DKI Jakarta ada 22 kasus dilaporkan.

Di Jawa Barat terdapat 123 kasus dengan 13 kematian yang tersebar di 18 kabupaten/kota. Kasus terbanyak ada di Purwakarta dengan 27 kasus disusul Karawang dengan 14 kasus.


Feeds