Buntut Donald Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, Kedubes Amerika Sinyal Merah

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

POJOKSATU.id, JAKARTA – Klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel terus menuai kecaman.

Selain dari Eropa dan negara-negara Arab, kecaman juga datang dari dalam negeri yang notabene memiliki umat Islam sebagai mayoritasnya.

Untuk itu, Polda Metro Jaya langsung memperketat pengamanan di sisi luar kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Langkah itu menyusul keputusan resmi pengakuan Trump bahwa Yerusalem, yang sejatinya merupakan bagian dari Palestina, sebagai ibukota Israel.

Simak, Pernyataan Lengkap Jokowi Soal Pengakuan Donald Trump

Sebagai akibat, reaksi dan kecaman keras terus mengalir dari berbagai pihak.

Bahkan, sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) berencana melakukan aksi protes di depan kantor Kedubes AS di Kuningan, Jakarta Selatan.

Donald Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, Din Syamsudin: Kutuk Sekeras-kerasnya

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengakui, ada peningkatan pengamanan kantor Kedubes AS.

Hal itu dilakukan pihaknya guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Donald Trump Klaim Yerusalem Ibukota Israel, Ini Analisa Bijak Fahri Hamzah

“Peningkatannya menggunakan patroli,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/12).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menambahkan, kantor Kedubes AS merupakan salah satu objek vital yang mendapatkan pengamanan khusus dari kepolisian.

Klaim Donald Trump atas Yerusalem, Fadli Zon Kuliahi Presiden Joko Widodo

“Anggota tetap stand by (berjaga, red) dan berpatroli selain petugas PAM Obvit (Pengamanan Objek Vital, red) yang jaga di kedutaan,” tambah dia.

Hanya saja, sejauh ini Polda Metro Jaya memang belum menerima pemberitahuan tentang akan adanya aksi demo di Kedubes AS.

Soal Yerusalem, Presiden Joko Widodo Norak dan Gak Bernyali!

“Memang hingga saat ini kami belum mendapatkan surat pemberitahuan akan adanya aksi,” ucap mantan Kapolres Nunukan itu.

Sebelumnya, sejumlah tokoh pun mengecam tindakan orang nomor satu di negeri Paman Sam itu.

Yerusalem jadi Ibu Kota Israel, Menag Ajak Umat Muslim Lakukan Ini

Bahkan, Presiden Joko Widodo sendiri sudah memerintahkan Kementeri Luar Negeri (Kemlu) RI untuk memanggil Dubes AS di Jakarta, Joseph Danovan untuk dimintai penjelasan.

Sementara, kecaman dari sejumlah pihak lainnya pun beragam.

Donald Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Ini Kecaman Ummat Islam Indonesia…

Mulai ada yang menyatakan akan mengepung Kedubes AS, pemboikotan barang-barang produksi Amerika, pengusiran Dubes, sampai dengan pemutusan hubungan diplomatik.

Di sisi lain, kecaman juga bukan saja datang dari dalam negeri saja. Bahkan, negara-negara besar dari Eropa dan negara-negara Arab.

(mg1/jpnn/ruh/pojoksatu)




loading...

Feedss