Divonis Bersalah, Buni Yani Gak Terima, Begini Tanggapan Jaksa

Buni Yani divonis bersalah dan dijatuhi hukuman satu tahun enam bulan penjara. Foto via pojokbandung

Buni Yani divonis bersalah dan dijatuhi hukuman satu tahun enam bulan penjara. Foto via pojokbandung

POJOKSATU.id, BANDUNG – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung akhirnya memvonis Buni Yani bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara satu tahun enam bulan penjara.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut vonis dua tahun penjara.

Pembacaan vonis itu sendiri diketok Ketua Majelis Hakim M Sapto dalam pembacaan putusannya di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip), Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (14/11).

“Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana informasi transaksi elektronik (ITE),” kata Hakim M Sapto.

Keluarkan Jurus Andalan, Buni Yani Sumpah-Laknati Hakim

Sapto menilai Buni Yani bersalah atas perbuatannya mengunggah video pidato Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, di laman akun Facebook miliknya.

“Menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan penjara,” lanjutnya.

Akan tetapi, majelis hakim memutuskan tak perlu dilakukan penahanan terhadap Buni.

Bersalah, Dihukum 1 Tahun 5 Bulan, Buni Yani Kok Gak Ditahan?

“Tidak cukup alasan untuk ditahan, maka terdakwa tidak ditahan,” kata hakim.

Walau mendapat hukuman lebih ringan, pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian memastikan banding atas putusan hakim tersebut.

“Kami akan banding,” tegas Aldwin.


loading...

Feeds