Terungkap Semua, Ini Laporan Hasil Analisis PPATK Atas Rekening Saracen

Sindikat Saracen produsen ujaran kebencian dan isu SARA. Foto via JawaPos.com

Sindikat Saracen produsen ujaran kebencian dan isu SARA. Foto via JawaPos.com

POJOKSATU.id, JAKARTA – Laporan hasil analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap rekening dan aliran dana sindikat Saracen telah diserahkan ke Bareskrim Polri.

Nantinya, hasil analisa ini akan dipakai penyidik untuk mengembangkan penyidikan dan penyelidikan atas sindikat penyebar ujaran kebencian, berita hoax dan konten SARA itu.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (13/9).

“Nanti dibandingkan dengan fakta-fakta lainnya dari jejak digital,” terang Martinus.

Selain itu, lanjut Martinus, penyidik nantinya juga akan mencocokan LHA dengan barang bukti yang telah disita dari para tersangka.

“Juga untuk melihat rekam jejak para pelaku dari proses penyidikan,” tambahnya.

Adapun LHA dari PPATK berupa 15 rekening milik kelompok buzzer Saracen dan juga Asma Dewi.

Kemudian, nantinya dapat dilihat pihak-pihak yang ikut membiayai dan memakai jasa Saracen.

“Nanti hasilnya dilihat apakah memang seperti dugaan selama ini memunculkan ada orang yang menyerahkan dalam jumlah tertentu. Nanti bisa dibaca di situ, dilihat dari transaksinya,” bebernya.

Selain itu, rekening yang sudah ditelusuri oleh PPATK akan kembali dilihat oleh penyidik.

Polisi dalam kasus ini tidak hanya memeriksa LHA saja, tetapi juga mencari rekam jejak komunikasi atau percakapan.

“Ya nanti kan dilihat, Asma Dewi dia aliran dananya misalnya ke NS. Tetap itu dicari juga komunikasinya. Jadi tim penyidik selain cek berkas perkara. Tim yang analisis komunikasi juga ada,” ujarnya.


Feeds