BNN Ungkap Apa Itu Obat PCC dan Bahayanya

Korban diduga obat PCC yang menyerupai narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

Korban diduga obat PCC yang menyerupai narkoba flaka dirawat di rumah sakit. Istimewa

POJOKSATU.id, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) membeberkan apa itu obat PCC dan bahanya. Obat ini membuat 50 warga Kendari masuk rumah sakit. Mereka kejang-kejang dan berhalusinasi usai mengkonsumsi obat tersebut.

Hingga siang ini, Kamis (14/9), sudah 61 pasien dirawat di rumah sakit di Kendari lantaran hilang kesadaran usai mengonsumsi obat yang diduga mengandung narkoba jenis flakka itu. Satu di antaranya meninggal dunia.

Meski sudah banyak korban, Staf Ahli Kimia Farmasi BNN, Kombes Mufti Djusnir mengatakan, obat PCC yang dikonsumsi masyarakat harus diperiksa terlebih dahulu sebelum membuat kesimpulan.

Mufti mengaku mendengar informasi bahwa obat yang dikonsumsi warga Kendari merupakan obat racikan. Ada beberapa macam obat yang diracik, kemudian dikonsumsi.

“Jika benar mereka meracik sejumlah obat, di antaranya obat PCC, harus dikonfirmasi dari laboratorium BPOM setempat,” ucap Mufti, Kamis (14/9/2017).

BACA: Pengedar Obat PCC Diciduk, Salah Satunya Apoteker, Begini Modusnya

Salah satu pasien mengaku mengonsumsi tiga jenis obat berbeda, yakni Tramadol, Somadril, dan PCC. Ketiga jenis obat itu dicampur dan diminum secara bersamaan dengan menggunakan air putih.

Dikatakan Mufti, jika mereka mencampur tiga obat itu akan menimbulkan efek sinergis. Obat bekerja memengaruhi susunan saraf pusat. Obt ini bekerja searah menghantam saraf pusat otak, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan.


Feeds