Begini Jawaban SMAN 7 Kota Bogor Soal Kasus Bullyng Siswa

Ilustrasi bully siswa

Ilustrasi bully siswa

POJOKSATU.id, BOGOR- Wakil Kepala SMAN 7 Kota Bogor, Agus Setiadi berjanji akan menindaklanjuti laporan terkait kasus bullyng siswa di sekolahnya.

Agus mengaku masih membutuhkan waktu untuk melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus bullyng siswa yang dilakukan para senior.

Dia mengatakan, pihak sekolah sudah mengundang secara resmi orang tua korban untuk dimintai klarifikasi bersama Babinkamtibmas dan Babinsa Bogor Utara.

“Orang tua LJ sudah melaporkan pada kami. Dan pihak sekolah akan segera meng-kroscek dengan menemui ketua RT setempat untuk menanyakan apakah anak-anak sekolah ada di Taman Palupuh pada malam hari. Saya akan ke rumah korban akan mengajak ngobrol anaknya,” ucap Agus, seperti diberitakan Radar Bogor, Kamis (14/9/2017) .

BACA: Disdik Laporkan Kasus Bullyng di SMAN 7 Kota Bogor

Agus juga menegaskan, sekolah akan menjatuhkan sanksi apabila ada anak didiknya terlibat bullying siswa.

Menurutnya, sekolah memiliki aturan, anak-anak yang terlibat akan dipanggil serta diberikan tindakan tegas, jika terbukti melakukan aksi tersebut.

“Siswa pulang sekolah jam setengah 4, diberikan toleransi hingga jam 5 sore dengan pengawasan sekuriti. Kalau ada kejadian seperti bullying, biasanya terjadi di luar jam belajar, sulit untuk mengawasi pada jam itu,” imbuhnya.

BACA: Siswa SMAN 7 Bogor Dibully 20 Senior Dipaksa Tenggak Miras dan Tawuran 

“Kami meminta bantuan dari masyarakat untuk memantau, teguran didahulukan kemudian dirapatkan dengan dewan guru dan wali kelasnya kemudian diputuskan hukuman kepada pelaku,” tandasnya.

(wil/radar Bogor/pojoksatu)

Berita Rekomendasi

Feeds