Bakar Merah Putih, Amnesty Internasional Bela Ponpes Ibnu Mas’ud

Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid memberikan keterangan pers

Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid memberikan keterangan pers

POJOKSATU.id, BOGOR- Direktur Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid pasang badan terkait kasus pembakaran umbul-umbul merah putih di Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud di Tamansari Bogor, Jawa Barat.

Menurut Usman, pembakaran yang dilakukan oleh pengajar Ponpes Ibnu Mas’ud, MS, merupakan tindakan individu dan di luar sepengetahuan para pengurus pondok pesantren.

Sehingga kata dia, peristiwa tersebut tidak pantas dikaitkan dengan hukuman kolektif seperti membubarkan pesantren.

“Kasus ini tidak bisa diganti dengan hukuman kolektif kepada seluruh pengurus dan semua murid berupa pembubaran pesantren,” tegas Usman di Gedung HDI Hive, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/9).

Umbul-umbul merah putih dibakar di Bogor

Umbul-umbul merah putih dibakar di Bogor

Selain itu, kata Usman, dirinya sebagai tim advokasi juga telah mencermati bahwa pasal perusakan bendera yang dikenakan kepada MS tidak tepat.

BACA: Ini Foto-foto Merah Putih Dibakar, Bupati Pastikan Ponpes Ibnu Mas’ud Ditutup Selamanya

Menurut Usman, umbul-umbul jelas tidak memenuhi kualifikasi bendera sebagaimana diatur dalam pasal 4 undang-undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

“Terduga pelaku pembakaran umbul-umbul seharusnya hanya diancam pasal-pasal pidana umum seperti perusakan barang milik orang lain atau publik,” tandas Usman.

(fir/pojoksatu)



loading...

Feedss