Soal Transfer Dana Rp75 Juta ke Saracen, Fahira Idris: Tidak Mungkin Asma Punya Uang Sebanyak Itu

POJOKSATU,id-Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, Fahira Idris tak yakin Asma Dewi turut mendanai saracen pada saat Pilkada DKI lalu. Pasalnya kata dia, tidak mungkin yang bersangkutan punya uang sebanyak itu.

“Penjelasan dari adiknya, tidak mungkin beliau punya uang sebanyak itu. Tapi ini kita masih menunggu LHA PPATK,”kata Fahira di Mapolda Metro Jaya,Jakarta Selatan, Rabu (13/9).

Saat Fahira ditanya soal kedekatannya sama Asma Dewi, ia mengaku hanya mengenal Asma Dewi di media sosial.

Tapi dirinya yakin, bahwa yang bersangkutan tidak mungkin mendanai ujaran kebencian (saracen).

“Saya tidak kenal. Hanya mengenal dari medsos. Tapi kemudian saya berterima kasih pada Asma Dewi karena dia seorang wanita tangguh selalu hadir di aksi 411, 212 yang juga saya hadir di situ,” tegas Idris.

Untuk diketahui, Asma Dewi merupakan ibu rumah tangga yang tercatat sebagai warga Ciledug tapi tinggal di Sulawesi Utara.

Ia ditangkap penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI karena diduga melakukan tindak ujaran kebencian berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta penghinaan.

Jejak Asma Dewi terendus polisi setelah tim penyidik menemukan perempuan itu pernah mentransfer uang senilai Rp 75 juta kepada NS. NS adalah anggota inti Saracen.

(fir/pojoksatu)

Feeds