Kapolda Ungkap Motif Pembunuhan Pasutri Bos Garmen Benhil

Ilustrasi pembacokan

Ilustrasi pembacokan

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Aziz membeberkan motif pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) warga Bendungan Hilir (Benhil) Husni Zakaria (58) dan Zakiah Masrur (53).

Idham Aziz mengatakan, motif pembunuhan pasutri bos garmen Benhil itu yakni pelaku ingin menguasai barang mewah milik korban. Hal ini diperkuat dengan beberapa barang bukti, berupa harta korban yang dibawa tersangka.

“Sementara ini motivasinya ingin menguasai harta dari korban. Indikasinya para tersangka ini kita dapatkan, beberapa jam mewah, uang dan juga handphone yang mereka dapatkan,” ujar Azis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/9).

Saat ditanya soal ketiga tersangka ada kaitannya dengan mantan pegawai korban, Idham enggan membeberkan secara rinci. Idham berdalih, pihak Direskrimum masih mendalami kasus tersebut.

“Saya belum bisa memberikan gambaran itu (mantan pegawai korban). Tunggu saja karena baru diambil dari TKP,” beber Idham.

“Penyidik kan bekerja dalam tiga tahap, sebelum, sesaat dan sesudah. Semua harus disambung supaya di dalam pemberkasan ini para tersangka bisa dipertanggungjawabkan di pengadilan,” tegasnya.

Sebelumnya, tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Tengah berhasil meringkus tiga orang pelaku pembunuhan pasutri warga Benhil Jakarta, Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53) di Jawa Tengah pada Rabu 13 September 2017. Pasutri ini merupakan pengusaha garmen.

Ketiga pelaku, berinisial AZ, EK, dan SU. Saat ini mereka masih berada di wilayah Semarang, Jawa Tengah, guna mendalami pemeriksaan.

Husni dan Zakiah diduga dibunuh di rumahnya Minggu 10 September 2017. Jenazahnya ditemukan mengambang di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9) kemarin.

(fir/pojoksatu)


Feeds