Ngamuk, Oknum TNI Aniaya Tiga Warga Bogor

Warga merusak truk yag melintas di Kmapung Cikoleng, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Bogor.

Warga merusak truk yang melintas di Kampung Cikoleng, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Bogor.

POJOKSATU.id, BOGOR – Kebringasan kembali dipertontonkan oknum TNI. DS yang diketahui sebagai seorang prajurit TNI diduga menganiaya tiga warga Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpit, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/4).

Ini diketahui dari pengakuan salah satu korbannya, Hidayatullah (25). Ia mengatakan, pada pukul 12:00, di Kampung Cikoleang, Desa Sukamulya, ada truk tambang yang melintas. Saat itu, ia bersama beberapa warga lainnya menghentikan truk tersebut lantaran ada larangan sesuai SK Bupati Bogor 2011.

“Sesuai SK Bupati, kami minta sopir menghentikan truk. Sopir kami ajak musyawarah. Tapi, tak lama datang anggota TNI berinisial DS bersama temannya. DS pun mengamuk dan pukuli warga,” ujarnya kepada Radar Bogor (Grup Pojoksatu.id), kemarin (6/4).

Warga yang kesal dengan ulah oknum itu, merusak truk pengangkut hasil tambang tersebut. Namun, warga tak berani melawan pelaku lantaran anggota TNI. Dia menduga oknum TNI itu jadi beking truk. Yang kena pukul Saipul, Hidayatullah, dan Heru. “Saipul luka di belakang kepala,” terangnya.

Dia dapat delapan jahitan. Hidayatullah luka memar di pundak dan belakang kepala. “Sementara Heru kepalanya benjol,” jelasnya.

Dia mengatakan, pelaku sudah menanggung biaya pengobatan dan membuat surat pernyataan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.

“Saya berharap pelaku diberikan sanksi tegas oleh pimpinannya. Sebagai aparat tidak bias berbuat semena-mena dan harus menghargai orang lain,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Rumpin Kompol Parmin mengatakan, kedua belah pihak sudah berdamai dengan membuat surat pernyataan. Kedua belah pihak juga tidak akan mambawa masalah ini ke ranah hukum. “Perusahaan pemilik truk juga sudah memberikan bantuan Rp 3 juta,” tutupnya.

(radar bogor/rp7/lya)

Feeds