Sindikat Produsen Senpi Rakitan di Cianjur, Dua Minggu Jadi

Polisi menunjukkan barang bukti dari sindikat produsen dan penjual senpi rakitan di Cianjur. Foto: Guruh/pojoksatu.id

Polisi menunjukkan barang bukti dari sindikat produsen dan penjual senpi rakitan di Cianjur. Foto: Guruh/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, CIANJUR – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur berhasil mengungkap sindikat produsen dan penjual senjata api (senpi) rakitan yang sudah berjalan sejak dua tahun lalu.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi menyatakan, pengungkapan sindikat produsen dan penjual senpi ilegal itu berawal dari temuan sebutir peluru dari salah satu tersangka.

Dari tersangka atas nama Bastian, warga Kecamatan Takokak, pihaknya lalu mengembangkan keterangan dan informasi yang berujung pada penangkapan enam pelaku sindikat lainnya.

“Dari Bastian kami mendapat identitas sejumlah nama penjual dan perakit senpi di wilayah Sukabumi,” terangnya, di Mapolres Cianjur, Senin (2/10).

Terungkap, Ada Produsen Senjata Api Ilegal Dalam Negeri

Selanjurtnya, petugas langsung menyergap tersangka atas nama Asep Lala, warga Kampung Cibeureum, Desa Siliwangi, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi.

Asep sendiri disebut Bastian sebagai pemilik sejata api rakitan beserta 12 butir amunisi yang disewanya.

Barang bukti peluru yang didapat dari sindikat produsen dan penjual senpi rakitan di Cianjur. Foto: Guruh/pojoksatu.id

Barang bukti peluru yang didapat dari sindikat produsen dan penjual senpi rakitan di Cianjur. Foto: Guruh/pojoksatu.id

Dari keterangan Asep, lanjut Benny, pihaknya lantas berhasil menangkap Heri Akbar, warga Kecamatan Pacet, Cianjur.

“Asep membeli empat senjata rakitan ini dari Heri, masing-masing seharga Rp2,5 juta,” jelas Benny.

Penangkapan Heri ini lantas bersambung pada penangkapan empat orang tersangka lainnya di Sukabumi.


Feeds