Parah! 3 Bocah Setubuhi Kambing Sambil Nonton YouTube

kambing -ilustrasi-

kambing -ilustrasi-

POJOKSATU.id – Tiga bocah remaja kedapatan melakukan tindakan asusila dengan nekat menyutubuhi seekor kambing. Mereka mengaku tak tahan setelah menonton Youtube. Para pelaku juga mencabuli enam orang anak yang masih di bawah umur.

Infomasi yang dihimpun Pasundan Ekspres (Grup Pojoksatu), ketiga pelaku masing-masing berinisial A, T, dan Y. A dan T diketahui masih berusia 12 tahun. Sementara pelaku Y berusia 13 tahun. Ketiganya merupakan warga Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat.

“Selain menyetubuhi kambing, mereka juga menyetubuhi 6 anak kecil,” ujar Ketua RT setempat, Endang Tarmidi ditemui di Puskesmas Tanjungpura, kemarin (7/8).

Menurut Endang, kejadian nyeleneh itu terjadi pada sore hari, tiga pekan lalu. Ketiga bocah itu bergantian menyetubuhi kambing di sebuah lapangan tak jauh dari tempat tinggal mereka. “Kejadian itu diceritakan ulang oleh para korban,” kata Endang.

Di lapangan itu, menurut Endang, situasinya cukup sepi. Warga sekitar kerap menggembalakan kambing di lapangan itu. Para orang tua korban lalu melapor kepada Endang. “Setelah itu langsung saya antar ke Polres Karawang,” kata Endang.

Dijelaskan Endang, menurut pengakuan korban, ketiga anak itu melakukan perbuatan asusila menirukan video di youtube. Bahkan ada satu anak yang tidak jadi disodomi karena kuota untuk menonton youtube di handphon mereka telah habis.

“Orang tua para korban itu sudah melaporkan kejadian itu pada Polres Karawang, tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari laporan itu,” katanya.

Ia menambahkan, enam anak yang jadi korban itu antara lain DR (8), JR (6), IN (7), IBR (7), YR (10), dan RN (7). Saat ini para korban mengalami trauma, tapi belum ada pendampingan secara psikologi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng mengaku telah menerima laporan ihwal kasus asusila tersebut.

Meski telah menerima berbagai laporan, polisi belum menyimpulkan pelaku sebagai tersangka. “Kami masih menyelidiki kasus itu,” katanya.

(yuz/jpg/JPC/pojoksatu)

Feeds