Ngeri, Tangan Wanita Ini Terbakar setelah Pakai Henna

Chloe Goodwin, Seorang wanita asal Inggris mengalami luka bakar di tangannya hingga berbekas akibat menggunakan tato henna di lengannya. (Foto: THE SUN)

Chloe Goodwin, Seorang wanita asal Inggris mengalami luka bakar di tangannya hingga berbekas akibat menggunakan tato henna di lengannya. (Foto: THE SUN)

POJOKSATU.id, DERBYSHIRE – Seorang wanita asal Inggris mengalami luka bakar di tangannya hingga berbekas akibat menggunakan tato henna di lengannya.

Ia adalah Chloe Goodwin, saat itu ia sedang berlibur di Sunny Beach, Bulgaria, bersama keluarganya saat musim panas.

Entah apa yang ada dalam benak Chloe dia lantas memutuskan untuk mendapatkan tato itu.

Tato henna merupakan pilihan populer bagi pengunjung karena sifat tato yang sementara.

Gadis yang berasal dari Swadlincote, Derbys itu meninggalkan bekas luka permanen akibat iritasi dari tinta henna.

Ngeri, Tangan Wanita Ini Terbakar Setelah Pakai Henna1.

Tangan Chloe terbakar dan meinggalkan noda membekas setelah menggunakan Henna di lengannya (Foto: The Sun)

Dia mendapatkan tato itu di sebuah kios pasar di sepanjang pinggir pantai, mereka mengatakan 10 hari pertama ia akan baik-baik saja.

“Awalnya baik-baik saja, tapi setelah 10 atau 11 hari mulai terbakar saat memudar,” katanya kepada Burton Mail.

Ngeri, Tangan Wanita Ini Terbakar Setelah Pakai Henna3

Luka bakar akibat Henna (Foto: The Sun)

Gadis berusia 20 tahun itu sudah mencoba berbagai macam pengobatan ke dokter yang menangani masalahnya.

“Mereka semua mengatakan hal yang sama kepada saya, bahwa tinta henna hitam itu telah memberi saya luka bakar kimia dan sekarang akan menjadi bekas luka permanen.”

Setelah melakukan sejumlah penyelidikan, tinta hitam yang digunakan merupakan bahan kimia yang disebutĀ  paraphenylenediamine (PPD).

Di Eropa bahan kimia PPD yang biasa digunakan sebagai pewarna rambut ternyata diizinkan namun tetap dalam pengasawan.

Dr Chris Flower, direktur jenderal Cosmetic, Toiletry and Perfumery Association, mengatakan kepada The Sun PPD aman dan legal digunakan sebagai pewarna rambut.

“PPD digunakan secara aman dan legal dalam pewarna rambut permanen di mana instruksi yang jelas diberikan, dan di mana tingkat maksimum dikendalikan oleh undang-undang,” jelasnya.

Henna hitam biasanya mengandung PPD sangat tinggi, dengan tujuan untuk memberi warna gelap dengan cepat.

“Bila dioleskan ke kulit dalam bentuk tato sementara, PPD bisa menyebabkan luka bakar dan menyebabkan reaksi kimia seperti alergi,” bebernya.

Chloe sekarang memiliki risiko tinggi terkena sepsis, dan tidak bisa lagi mengecat rambutnya setelah reaksi alergi terhadap bahan utama dalam henna hitam itu.

“Sekarang saya menggunakan antibiotik yang kuat dan berisiko tinggi terkena sepsis, saya bahkan tidak bisa lagi mewarnai rambut saya lagi,” kata Chloe.

(mia/pojoksatu)


Feeds