UEFA Tak Ingin Tergesa-gesa Terapkan VAR di Liga Champions

Kantor UEFA di Nyon Swiss

Kantor UEFA di Nyon Swiss

POJOKSATU.id, NYON – Hadiah penalti yang diberikan wasit Michael Oliver untuk Real Madrid ke gawang Juventus di babak perempat final Liga Champions leg kedua, telah mendorong UEFA segera mempercepat penerapan VAR di ajang tersebut.

Pasalnya, hadiah penalti yang diberikan wasit setelah pemain Juventus Medhi Benatia melanggar Lucas Vasquez di kotak terlarang itu telah menimbulkan kontroversi.

Sejumlah pihak pun mendesak saatnya VAR diterapkan di Liga Champions yang tinggal menyisakan babak semifinal dan final tersebut.

Namun demikian, UEFA bergeming dengan menegaskan sikapnya tidak akan tergesa menggunakan teknologi tersebut di ajang yang mereka selenggarakan tersebut, termasuk Liga Europa, baik musim ini atau musim berikutnya.

Sikap UEFA ini sebagai tanggapan atas desakan Presiden Juventus, Andrea Agnelli yang menuduh wasit UEFA  bertindak bias di laga tersebut, sehingga hanya VAR yang bisa meminimalisir polemik.

Apalagi, federasi sepak bola sedunia FIFA pun telah mengumumkan akan menggunakan VAR di ajang Piala Dunia 2018 di Rusia pertengahan Juni mendatang.

Dikabarkan sebelumnya, Presiden FIFA Aleksander Ceferin mengatakan belum berencana menggunakan VAR tersebut.

“Fans melihat layar VAR sepanjang waktu tetapi tidak ada yang tahu cara kerjanya,” kata Ceferin seperti dilansir Sky Sport.

“Kami tidak akan menggunakannya di Liga Champions musim depan. Bagi saya, itu mungkin proyek yang bagus tapi kami tidak perlu terburu-buru,” tandasnya.

Terpisah, laporan Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) pada Januari mengemukakan sistem VAR telah akurat sekitar 98,9 persen keputusan selama ini selama dua tahun di seluruh dunia.

(qur/pojoksatu)



loading...

Feedss