Begini Aturan Makan Pemain Timnas U-19, Makanya Tampil Beringas

Indonesia menang telak 8-0 atas Brunei pada laga pamungkas penyisihan Grup B Piala AFF U-18 edisi 2017.

Indonesia menang telak 8-0 atas Brunei pada laga pamungkas penyisihan Grup B Piala AFF U-18 edisi 2017.

POJOKSATU.ID, YANGON–Timnas U-19 baru saja memastikan satu tiket babak semifinal Piala AFF U-18 setelah mengalahkan Brunei. Pada pertandingan Rabu (13/9/2017) sore tadi Egy Maulana Vikri dkk tampil beringas dengan mencatat kemenangan telak, 8-0.

Sepanjang perhelatan Piala AFF edisi 2017 di Yangon, Myanmar ini, anak asuh Indra Sjafri memang tampil ciamik. Terlepas dari kekalahan 0-3 dari Vietnam, Timnas U-19 selalu bermain agresif.

Lalu apa resep Egy Maulana dkk selalu tampil kesetanan di lapangan? Selain latihan, soal menu makanan Timnas U-19 jadi perhatian serius dokter tim.

Konon, ada beberapa menu yang dilarang keras dikonsumsi oleh para pemain muda ini mereka dilarang menerapkan pengawasan ketat. Salah satunya sambal.

BACA JUGA:

Timnas U-19 Indonesia Menang, Ini Cuitan Bangga Ketum PSSI

Timnas U-19 Indonesia Lolos ke Semifinal setelah Gilas Brunei

Sambal bahkan sudah dilarang dikonsumsi sejak masa persiapan. Tidak hanya sambal, ada dua menu lain yang dilarang dikonsumsi oleh Rachmat Irianto dan kolega. Menu tersebut adalah kerupuk dan makanan yang berminyak seperti gorengan.

Sebagai gantinya karena tidak ada tiga menu tersebut, maka selalu ada kecap manis di meja makan di Hotel Olympic, tempat timnas menginap. Dua botol besar kecap tidak pernah absen saat Timnas U-19 sedang makan.

“Saya senang dengan adanya kecap manis selama makan disini. Kami selama pemusatan latihan memang selalu ada kecap yang terhidang di meja kami. Makan pun jadi enak,” kata Rifad Marasabessy membeberkan makanan Timnas U-19 Indonesia.

“Namun tetap selama makan kita tidak boleh makan pedas, kerupuk, dan yang banyak minyak. Dokter tim juga selalu mengawasi makan kita,” sambung pemain asal Madura United.

Di penyisihan Grup B, Indonesia mengalahkan Myanmar 2-1, lalu membantai Filipina 9-0. Sempat kalah 0-3 dari Vietnam, anak asuh Indra Sjafri mengamankan tiket semifinal setelah membantai Brunei 8-0.

(fat/pojoksatu)


Feeds