Tampil Buruk, Carlos Tevez Akhiri Karirnya di Tiongkok

Carlos Tevez _ Shenhua Shanghai (newsok.com)

Carlos Tevez _ Shenhua Shanghai (newsok.com)

POJOKSATU.id, SHANGHAI – Eks bintang Manchester City, Carlos Tevez dikabarkan akan mundur dari kancah Liga Super Tiongkok setelah tampil buruk bersama timnya, Shanghai Shenhua.

Dilansir Metro, striker veteran asal Argentina itu hanya mampu mengoleksi dua gol musim lalu. Karena itu ia bersiap mundur meskipun ia baru menghabiskan tujuh bulan dari 2 tahun kontraknya di klub tersebut.

Padahal, Tevez selama ini tercatat sebagai pemain sepakbola dengan gaji tertinggi di dunia, yakni sebesar 615 ribu poundsterling per pekan atau setara Rp10 miliar.

Selain penampilannya yang buruk, Shanghai Shenhua juga tampil minor selama musim lalu. Mereka terseok di papan bawah klasemen sementara dan terpaut selisih 23 poin dari pemuncak klasemen, Guangzhou Evergrande.

Sang manajer, Gustavo Poyet pun terancam dipecat oleh klubnya itu setelah gagal memperbaiki performa skuatnya pasca kekalahan Shenhua dari Guizhou Zhicheng dengan skor telak 0-3, kemarin.

Tevez memutuskan untuk mencari petualangan ke negeri tirai bambu itu pada Desember 2016.  Shenhua memboyongnya ke Hongkou Football Stadium dari Boca Juniors dengan nilai transfer 73 juta poundsterling atau setara Rp1,3 triliun.

Carlos Teves pernah tampil gemilang bersama Manchester City musim kompetisi 2009 hingga 2013. Selama di Etihad Stadium ia sukses mempersembahkan tiga gelar untuk The Citizens yakni trofi Liga Primer musim, Piala FA dan Community Shield di musim yang sama, yakni 2011/12.

Sebelum berkiprah di City, pemain yang kini berusia 33 tahun itu juga pernah berkostum Setan Merah dan menjadi bintang Turin, Juventus. Sejumlah gelar pun pernah dipersembahkan untuk klubnya.

Namun karirnya mulai meredup setelah terlibat perselisihan dengan manajer Man City, Roberto Mancini. Perseteruan bermula saat Tevez menolak bermain sebagai pengganti pada paruh kedua saat timnya menghadapi Bayer Munchen pada 2011.

Akibat insiden tersebut, Tevez pun tak lagi dipakai di skuat utama dan mendapatkan sanksi dari klubnya, hingga akhirnya ia memutuskan hengkang dari kancah Premier League tersebut musim 2013.

(qur/pojoksatu)


Feeds